Teruntuk kamu yang pernah ada dihatiku,
Maafkan aku karena saat ini aku begitu merindukan dirimu. Aku tahu adalah lacur jika aku begitu mengharapkan kehadiranmu disisiku. Jika saja aku masih dapat memetik bintang dan meletakkannya di atas pangkuanmu, akan kulakukan hanya untuk mendengar suaramu yang selalu menenteramkan jiwaku.
Mengingat dirimu saat ini, membuatku merasa hampa. Kehampaan yang semakin menyiksa diriku. Kehampaan yang dulu pernah kau isi dengan segala kenangan indah yang selalu kuingat dalam setiap desiran darah yang mengalir di seluruh tubuhku.
Masih ingatkah saat kita masih bersama? Meskipun kita terpisah jarak dan waktu, namun cinta yang pernah ada di antara kita begitu erat terbentang dalam jalinan hati kita. Aku beruntung memilikimu, itu yang selalu kau ucapkan kepadaku sejak dulu hingga kini. Aku selalu menyayangimu, itu yang selalu kau ucapkan saat hatiku untuk kesekian kalinya meragukan perasaanmu.
Menyayangiku… begitu seringnya terucap keluar dari bibirmu. Namun kita sama-sama tahu bahwa kata sayang yang terucap itu tidak tepat rasanya kau berikan kepadaku. Mau dibawa kemana hubungan ini? Kalimat itu yang juga selalu kau lontarkan padaku saat kita sama-sama menyadari bahwa kita hanya bisa menikmati momen-momen kebersamaan kita saat itu.
Teruntuk kamu yang pernah mengisi hari-hariku,
Hari ini aku kembali menyadari, bahwa keputusanku untuk melepaskan dirimu adalah keputusan yang terbaik bagi kita berdua. Meskipun aku harus mencari bintang di siang hari. Walaupun aku harus berkelana untuk menemukan pelangi di malam hari. Semua kulakukan demi kebahagiaanmu yang tak pernah bisa kuberikan selama kita bersama.
Masih lekat dalam ingatanku saat kamu memaksaku untuk menerimamu kembali. Saat kamu berkata bahwa kamu menyesal telah melepaskan diriku. Tahukah kamu bahwa saat itu hatiku teriris mendengarnya. Aku tidak dapat menerimamu kembali bukan karena aku telah memutuskan perpisahan adalah yang terbaik bagi kita berdua. Tapi aku tak sanggup bila setiap aku menatap matamu, hanya dirinyalah yang ada di sana. Dirinya bersama kamu yang bergumul di atas lautan cinta yang pernah ada di antara kalian.
Bintang akan tetap ada menghiasi langit malam menemani sang rembulan. Pelangi akan tetap menjadi misteri saat hujan turun dan tak berhasil membujuknya untuk menari. Dan maafkan aku jika aku begitu munafik untuk mengakui bahwa terkadang aku masih merindukan dirimu menemani kesepianku.
Teruntuk kamu yang telah menjadi masa laluku,
Baru saja aku mendengarkan sebuah lagu. Judul dan liriknya sangat pas dengan suasana hatiku saat ini. Kamu pasti tahu lagu ini. Lagunya Vidi Aldiano, Pelangi di malam hari. Kalau kamu sempat, coba kamu dengarkan ya. Dan saat kamu mendengarnya, ingatlah selalu bahwa aku dulu tulus mencintai dirimu.
Apa saja yang membuatmu bahagia
Telah ku lakukan untukmu
Demi mengharapkan cintamu
Kini ku bagai menanti
Datangnya pelangi
Di malam hari yang sepi
Ku sadari yang telah ku lakukan
Membuat hatimu terpenjara
Dan tak kuasa ku membukanya
Walau seluruh dayaku ingin bersamamu
Kunci hatimu patah tak terganti
Cinta tak harus memiliki
Tak harus menyakiti
Cintaku tak harus mati
Oh cinta
Tak harus bersama
Tak harus menyentuhmu
Membiarkan dirimu dalam bahagia
Walau tak disampingku
Itu ketulusan cintaku
Jd pengen nangis,tp kakjoe ms dgn kakmei kan?Smoga kalian slalu bersama.Amin
Jo n mei? Tampaknya ada benang merah yg terputus dari kisah ini. Tabah ya jo..
yes, Jo. Lo sukses bgt bikin gw mewek subuh2… Huhuhuhuhu.
@Revan, aku masih sama Mei kokkkkk. Jangan nangisssssss, aku jadi pengin ikutan nangis nih
Makasih doanya ya. Dapet salam hangat dari Mei
@Afri, benang merah terputus dari kisah ini? Hikssssssssssss
Kamu pasti nggak baca blogku dari awal dehhhhh. Bacaaaaa *maksa mode ON
@Rigby, ya ampunnnn dosa deh aku bikin kamu mewek subuh-subuh hiksssssss
Ukh! hampir copot tali brakuuuuu, kapt!!!!
pinjem kata-katanya D’massive
“diam tanpa kata” gw baca ini, sakit hati gw jo….
@Sinyo, wakakakakak, kenapa nggak sekalian dicopot ajaaaaaa!!! Apa perlu gue bantuin buat nyopotin sekalian ama isi-isinya???
@LigX, kenapa sakit hati? Aku kan nggak nyakitin siapa-siapa
Lagian My babe juga nggak marah kok aku nulis ini, hiks
@My babe, nggak marah kan aku masih kangen ama dia? Nggak yaaaaaaa *maksa mode on
@My baby love, ga apa-apa koq, babe, asal bayarannya sesuai aja :p
ya ampun Mei, km baik bgt si.. Jo, bruntung bgt tu km dpt Mei. Awas, bayarnya jgn telat. :p muah muah 4 u galz
jiah….jadi inget masa lalu yg hampir terhapus dari ingatan ku…
@Rigby, yang bener tuh Mei yang sangattttt beruntung dapetin Jo, hehehe *tetep narsis mode ON
@Tha, jangan dihapus kalau kenangannya indah
oklah, drpd ngelawan jiwa narsismu Jo, kalian bruntung menemukan satu sama lain.. Mei, kl Jo nakal, bilang2, pasti skampung bakal ada di blakang lo buat nimpukin dia.. Peace Jo
Waalaah … Salut buat Mei, bisa dihitung pake jari nih orang yg bisa kayak kamu Mei …
Soalnya klo aku jd Mei udah *PLAK* ( di hati bukan KDRT) terus nyanyi deh terlalu sadis caramu …
sudahlah Jo, yang lalu biarlah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang (tapi utang tetep bayar hihihi), nga usah di kenang2 lagi …
Tapi ada yg gua salut jg dr Jo, perkara narcis kagak ada matinyee ….
Ciiiiiiiinta tak harus memiliki
Tak harus menyakiti
Cintaku tak harus mati
Ooooooooooooooh cintaaaaaaaaaaaa
Tak harus bersamaaa
Tak harus menyentuhmuaaa
Membiarkan dirimu dalam bahagia
Walau tak disampingku
Itu ketulusan cintaku
*Ngamen dengan penghayatan
Gocapannya dooooonk….
@My babe, bayaran sesuai? Utang yang dulu aja belom lunas-lunas hiksss
@Rigby, Jo mana pernah nakal sih??? Jo kan anak baik, keren lagi :p
@Putri, orang yang bisa kayak my babe emang bisa dihitung ama jari, tapi orang yang kayak Jo cuma ada satu di dunia lho
@Rie, kalo kamu ngamen di depan aku, jangankan gocapan, gopekan aja aku kasih deh =p
Mei mana ni, koq gak ada suaranya?
Salam balik juga buat kak mei,kalian yg rukun y.Ditunggu crita hornymoonx
Pelangi Di Malam Hari…
Udah d cari chord nya..
Kapan nyanyi sama2? ^_^
thanks dah mampir boss…eeehhmmm mellow gini apa2 gara2 di jakarta hujan terus yaaa?? hehhehehe anyway keep happy with mei ya
@Rigby, Mei lagi sibut perawatan tubuh, qeqeqeqeqe
@Revan, doakan kami selalu ya
Cerita hornymoonnya off the record aja kali yaaaa :p
@Carry, iyaaaaaaa, kapan kita nyanyi bareng nih??? Hiksss
@Arinie, you are most welcome
Jo mah udah biasa mellow kok :p
wah jgn2 persiapan honeymoon lg? Wuih.. Kejar storan ni Jo? Ikut dooonggg
Lamlekum Jo….pa kbr? Dah lama ga mampir di mari… Pas baca td gw terus2an b’doa smoga ini bukan spt yg gw fikir eh ternyata…amien do’a gw trkabul. Lo masih sama Mei… Bikin gw jantungan aja lo..
alo jo.lam kenal…. Sumpah air mata dah tergenang tggl jato nya aja bc tulisan jo.hiks …. blm lama kynya ak pernahnya ngalamin hal ky gt.tulisan yg bgs jo!salam buat mei,smoga awet slalu.
Bikin jantung copot rasanya tulisan kak Jo kali ini.Hhehehe… Tapi,untunglah ga seburuk yang aku kira. Fuih,lega rasanya…
Btw, kenal Hera Wati ?
@titi, tadi aku baru baca commentmu ditulisan kak jo sebelumnya. Aku ga bales ‘apa? Seingatku, aku bales kok comment dari kamu. Coba deh cek lagi di tulisan
kak Jo ‘When Romeo leaves Juliet’.
dear jo terkadang aku merasakan yang sama.
blogku sementara lagi error jadi aku hutanku dipindah ke
http://aderain.blog.com
@Jo : just follow your heart… Listen to the calling. It’s not what people want, but what you want and exactly you know what it is.
Keep being Narsis Jo huh?
I bet you’re.
d`
@Rigby, enak aja ikut :p Bayarrrrrr
@Sam_moel, hey kabar baik
doain aja yang terbaik buat aku dan Mei ya
@Melia, hey salam kenal ya
Thanks dah mendamparkan diri di blog ini. Salamnya udah disampaikan, salam balik katanya
Thanks juga untuk doanya ya
@Babby, wuih ternyata banyak yang jantungnya hampir copot ya hihihi. Herawati? Perasaan ga pernah ada yang deketin aku pake nama itu
@Rain, hutannya lagi dibersihin ya hehehe.
@D’, narcism is my middle name
kangen sama mantan..
kadang lone juga ngerasa gitu…
ternyata kita memiliki kisah cinta yg hampir sm he…sori ya telat mampirnya he3