Jika aku diberi kesempatan untuk menghabiskan masa cuti yang masih berlimpah, kira-kira apa yang akan aku lakukan untuk memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya? Jawabannya pasti banyak yang bisa menebak. Tentu saja aku akan menghabiskan waktu tersebut bersama partner terkasih.
Sebagai hadiah satu tahun hari jadi kami, aku memutuskan untuk memberikan sebuah hadiah istimewa. Karena kami berdua sama-sama mencintai laut, aku mengajak Mei untuk menghabiskan masa cutiku di sebuah resort di kawasan Pelabuhan Ratu. Resort favoritku. Dengan alasan ingin berpetualang (padahal sih alasan sebenarnya karena ingin berhemat secara kami tidak jadi mendapat pinjaman kendaraan, hehehe), kami memutuskan perjalanan ke sana akan kami tempuh dengan ala semi backpackers, hehehe.
Continue Reading »
Posted in Personal, Romance | 24 Comments »
Teruntuk kamu yang pernah ada dihatiku,
Maafkan aku karena saat ini aku begitu merindukan dirimu. Aku tahu adalah lacur jika aku begitu mengharapkan kehadiranmu disisiku. Jika saja aku masih dapat memetik bintang dan meletakkannya di atas pangkuanmu, akan kulakukan hanya untuk mendengar suaramu yang selalu menenteramkan jiwaku.
Continue Reading »
Posted in Personal | 30 Comments »
Setelah menunggu kurang lebih setengah jam akhirnya aku melihatnya. Gaya jalannya masih belum berubah. Matanya yang tajam masih melihat keadaan sekitar dan tidak sadar bahwa aku telah melihatnya dari jarak 100 meter di depannya.
Kuletakkan telapak tangan kananku di atas dada kiriku. Rasanya jantungku berdetak lebih cepat dibanding biasanya. Aku gelisah. Kepalaku penuh dengan skenario-skenario pertemuanku dengannya. Apa yang harus kuucapkan? Apa yang harus kulakukan?
Continue Reading »
Posted in Personal, Romance | 26 Comments »
Semasa kecil dulu, aku sering menghabiskan waktu bermain dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat semua orangtua terutama mama mengeluarkan segenap energi untuk melarangku melakukannya. Alasannya sederhana, karena kegiatan-kegiatan yang kulakukan itu adalah kegiatan anak laki-laki.
Dari permainan tradisional yang menggunakan kekuatan fisik seperti Gubuk Reyot dan Bola Gebok, bermain bola gundu dan berjudi kartu bergambar, menangkap ikan sambil berenang di dalam rawa, bermain layangan, dan cukup sering membuat orangtua kelimpungan mencari diriku yang ternyata setelah ditemukan sedang asyik nangkring di atas genting bermain burung dara.
Continue Reading »
Posted in Personal | 56 Comments »
Hari minggu. Hari terakhir aku bisa menikmati libur panjangku sebelum esok senin kembali menjalani aktifitas normalku. Wuih, aktifitas normal? Memangnya yang tidak normal itu seperti apa, Jo? Hehehe. Mau tahu seperti apa aktifitas tidak normalku? Oke, mari kuberitahu.
Selama seminggu penuh menikmati liburan ini, dipotong dua hari di rumah mama, satu malam berkeliling dan menjadi banci kamera di Kota Tua, liburan yang tersisa aku habiskan dengan kegiatan tidur, makan, nonton, tidur lagi, makan lagi, nonton lagi, dan semuanya berkelanjutan membentuk sebuah lingkaran yang lama-lama kukhawatirkan akan membentukku menjadi setan dalam lingkaran itu.
Continue Reading »
Posted in Easy Reading, Personal | 21 Comments »